Iran Diberitahu AS Akan Serang Fasilitas Nuklir Dua Jam Sebelumnya
BERITA TERBARU INDONESIA, WASHINGTON — Seorang mantan penasihat Departemen Pertahanan AS mengungkapkan bahwa Washington telah memberi tahu Teheran dua jam sebelum serangan ke fasilitas nuklir Iran dilakukan. Serangan AS diketahui dilancarkan pada Minggu (22/6/2025) dini hari.
“Untuk lebih jelas, Amerika Serikat memberi tahu Iran dua jam sebelum mengebom fasilitas nuklir mereka bahwa serangan akan datang,” ujar Kolonel (purn.) Douglas Macgregor di platform X.
Pada 13 Juni malam, Israel melancarkan operasi militer ke Iran dengan tuduhan bahwa Teheran menjalankan program nuklir militer secara diam-diam. Serangan udara dan penyusupan kelompok sabotase menargetkan fasilitas nuklir, para jenderal dan ilmuwan nuklir terkemuka, serta pangkalan udara Iran.
Iran membantah tuduhan tersebut dan melakukan serangan balasan ke Israel. Kedua belah pihak terlibat saling serang selama 12 hari. AS sempat ikut campur dengan melancarkan satu kali serangan ke fasilitas nuklir Iran pada malam 22 Juni.
Sebagai balasan, Iran kemudian menembakkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar pada malam 23 Juni. Iran menegaskan bahwa serangan itu tidak dimaksudkan untuk meningkatkan ketegangan.
Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan dirinya berharap serangan Iran ke pangkalan militer tersebut sekadar “pelampiasan” dan membuka jalan bagi perdamaian di Timur Tengah.
Dia juga mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah bersepakat untuk melakukan gencatan senjata yang secara resmi mengakhiri perang selama 12 hari.
