Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • JPPI Tekankan KDM, Standar Nasional Jumlah Siswa per Kelas Sudah Ada
  • Berita

JPPI Tekankan KDM, Standar Nasional Jumlah Siswa per Kelas Sudah Ada

Andi Pratama Juli 15, 2025
jppi-ingatkan-kdm-sudah-ada-standar-nasional-jumlah-siswa-per-kelas

JPPI Tekankan KDM, Standar Nasional Jumlah Siswa per Kelas Sudah Ada

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengkritik Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) atas kebijakan menambah jumlah siswa per kelas di sekolah menengah atas menjadi 50 orang. JPPI mendesak KDM untuk membedakan antara pembuatan konten dan kebijakan.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menekankan bahwa jumlah siswa per kelas sudah memiliki standar nasional. Standar ini sesuai dengan kapasitas guru dalam mengajar dan efektivitas pembelajaran siswa.

Ubaid menyebutkan, ketika rombongan belajar (rombel) ditambah menjadi 50 siswa, efektivitas pasti menurun dan kemampuan anak untuk belajar juga akan berkurang. Ubaid menilai kebijakan KDM kurang tepat, meskipun bertujuan mencegah angka putus sekolah.

Ubaid menegaskan bahwa guru akan kesulitan mengajar 50 siswa dalam satu kelas. Karenanya, kebijakan yang diambil KDM dianggap tidak tepat meskipun niatnya baik.

Ubaid mengkritik tindakan KDM yang seolah-olah membuat konten ketika mengeluarkan kebijakan. Ia menekankan harus ada pemisahan yang jelas antara membuat konten dan menyusun kebijakan.

Ubaid menyarankan agar KDM tidak membuat kebijakan pendidikan yang sembarangan. Ia mengingatkan banyaknya pekerjaan rumah dalam dunia pendidikan yang harus diselesaikan oleh KDM.

“Jangan asal-asalan karena situasi pendidikan kita saat ini tidak dalam kondisi baik. Kita perlu cermat dan mempertimbangkan bagaimana kebijakan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Jika kita sembarangan, kualitas pendidikan akan semakin merosot,” ungkap Ubaid.

Continue Reading

Previous: Penggunaan Instalasi Tak Standar Ancam Keselamatan, APPLE Indonesia Serukan Pengawasan Ketat Industri Lift
Next: Pembukaan Sekolah Rakyat Cibinong dengan Tahajjud

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.