Tips Mengelola Keuangan Agar Tetap Aman di Masa Ekonomi yang Tidak Stabil
BERITA TERBARU INDONESIA, NEW YORK — Pasar keuangan mengalami fluktuasi yang signifikan. Tingkat kepercayaan konsumen berada pada titik terendah dalam lima tahun terakhir. Para ahli ekonomi menyatakan bahwa risiko resesi semakin meningkat.
Matt Watson, CEO Origin, sebuah aplikasi perencanaan keuangan, menyatakan bahwa saat ini adalah masa yang penuh ketidakpastian bagi semua pihak, termasuk para pakar ekonomi.
“Tidak seorang pun memiliki bola kristal. Bahkan mereka yang telah melakukannya secara profesional dan berhasil selama bertahun-tahun tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” katanya.
Jika Anda khawatir tentang bagaimana ketidakpastian ekonomi bisa memengaruhi Anda, berikut adalah saran dari para ahli:
Evaluasi Kondisi Keuangan Anda
Langkah pertama untuk bersiap menghadapi kondisi keuangan yang tidak pasti adalah memahami posisi awal Anda, kata Watson. Tinjau anggaran atau pengeluaran kartu debit Anda untuk mengetahui seberapa banyak yang Anda belanjakan setiap bulan.
Memeriksa tabungan dan investasi Anda juga dapat memberikan gambaran tentang kesehatan keuangan Anda secara keseluruhan.
Cari Peluang Penghematan
Semakin banyak pengeluaran yang tidak esensial yang dapat Anda tunda, semakin banyak yang bisa Anda simpan untuk situasi darurat. “Pilihan Anda sebenarnya adalah mengurangi sekarang atau menguranginya nanti, jadi lebih baik menguranginya sekarang dan memiliki cadangan,” kata Watson.
Jika sulit menemukan di mana Anda bisa menghemat, Jim Weil, mitra pengelola di Private Vista, menyarankan untuk membagi pengeluaran menjadi tiga kategori: kebutuhan, keinginan, dan harapan. Harapan adalah pengeluaran lebih besar yang bisa ditunda, seperti liburan ke luar negeri.
Sementara itu, kurangi pengeluaran dari kategori keinginan hingga kondisi keuangan Anda membaik.
Jaga Kesehatan Mental Anda
Di tengah berita tentang tarif dan PHK, kecemasan Anda mungkin meningkat. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan mental sambil memperhatikan keuangan Anda, kata Courtney Alev, advokat konsumen di Credit Karma. Terkadang, membaca terlalu banyak berita tentang keuangan dapat menjadi berlebihan dan menambah stres yang tidak perlu.
Jika Anda merasa sangat cemas atau stres terkait keuangan, sebaiknya konsultasikan dengan profesional yang dapat membantu, seperti terapis keuangan.
