Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Komisi PBB: Serangan Israel terhadap Sekolah dan Situs Budaya di Gaza adalah Genosida
  • Berita

Komisi PBB: Serangan Israel terhadap Sekolah dan Situs Budaya di Gaza adalah Genosida

Agus Haryanto Juni 12, 2025

Komisi PBB: Serangan Israel terhadap Sekolah dan Situs Budaya di Gaza adalah Genosida

BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA — Sebuah komisi penyelidikan internasional dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa serangan sistematis oleh Israel terhadap sekolah-sekolah, lembaga keagamaan, dan situs budaya di Jalur Gaza merupakan kejahatan perang dan pelanggaran terhadap kemanusiaan, termasuk tindakan genosida.

Dalam laporan terbaru yang diterbitkan, komite PBB menyatakan bahwa penargetan secara sengaja oleh pasukan Israel terhadap infrastruktur pendidikan, budaya, dan agama Palestina telah menimbulkan kerusakan jangka panjang yang parah pada masyarakat Gaza. Serangan ini tidak hanya merusak masa kini tetapi juga masa depan warga Gaza. Menurut laporan, penghancuran ini secara efektif merusak hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Penyelidikan ini menuduh Israel telah dengan sengaja membongkar sistem pendidikan Gaza dan merusak atau menghancurkan lebih dari separuh bangunan keagamaan dan budayanya. Tindakan-tindakan ini digambarkan oleh komisi sebagai serangan besar-besaran tanpa henti terhadap rakyat Palestina, di mana pasukan Israel telah melakukan kejahatan perang dan tindakan genosida.

Hakim Navi Pillay dari Afrika Selatan, ketua komisi tersebut, menekankan dalam pernyataan resmi bahwa terdapat banyak bukti dari kampanye Israel yang sistematis untuk menghapus eksistensi Palestina di Gaza.

“Ini bukan kerusakan tambahan, ini adalah penghapusan yang ditargetkan,” ujar Pillay.

Komisi tersebut dibentuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB pada Mei 2021 dan ditugaskan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum internasional di wilayah Palestina yang dijajah Israel. Komisi ini terdiri dari tiga pakar terkemuka di bidang hukum internasional dan HAM.

Temuan ini hadir di tengah apa yang disebut para pengamat sebagai kampanye yang disengaja untuk menghapus identitas budaya dan sejarah Gaza. Selain operasi militer terhadap penduduk sipil, pasukan Israel juga dituduh secara sengaja menargetkan lembaga-lembaga budaya seperti museum, perpustakaan, masjid, dan gereja.

Gaza, salah satu kota tertua di dunia yang terus menerus dihuni, menjadi rumah bagi warisan arkeologi yang menjangkau berbagai peradaban, termasuk Firaun, Yunani, Romawi, Bizantium, dan Islam. Warisan-warisan ini kini berada di bawah ancaman eksistensial karena serangan udara dan penembakan Israel telah menghancurkan bangunan dan kekayaan budaya yang telah berusia ratusan tahun.

Laporan tersebut juga menyoroti makna simbolis dan strategis dari penghancuran ini. Dengan memusnahkan lembaga-lembaga yang melestarikan pengetahuan, ingatan, dan identitas Palestina, Israel berusaha membongkar fondasi budaya yang diperlukan untuk pemerintahan sendiri atau kebangkitan nasional Palestina di masa depan.

Laporan PBB ini menambah suara-suara internasional yang menuduh Israel melakukan genosida sebagai taktik perang di Gaza. Namun, komunitas internasional masih terpecah dalam hal pertanggungjawaban, dengan beberapa pemerintah Barat yang terus memberikan perlindungan militer dan diplomatik kepada Israel meskipun ada kekhawatiran hukum dan kemanusiaan yang meningkat.

Komisi PBB tersebut telah menyerukan intervensi internasional yang mendesak untuk menghentikan penghancuran dan melindungi apa yang tersisa dari warisan, infrastruktur pendidikan, dan kehidupan sipil di Gaza, memperingatkan bahwa kelambanan hanya akan memperkuat mekanisme genosida dan pemusnahan budaya.

Continue Reading

Previous: 138 Juta Anak Terpaksa Bekerja di Tambang dan Ladang untuk Bertahan Hidup
Next: Indikasi Israel Akan Menyerang Fasilitas Nuklir Iran dalam Waktu Dekat

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.