Sekolah Islam Ungguli Sekolah Negeri dalam Lulusan Terbanyak ke UI
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Jakarta Islamic School (JISc) sekali lagi mencetak sejarah. Pada tahun ini, sekolah Islam yang dikenal dengan program tahfidz dan kurikulum internasionalnya ini mencatatkan prestasi gemilang dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di Universitas Indonesia (UI). Prestasi ini bahkan melampaui sekolah-sekolah negeri unggulan yang selama ini mendominasi.
Per 23 Juni 2025, terdapat 27 siswa JISc yang berhasil lolos masuk UI melalui berbagai jalur seleksi, termasuk Talent Scouting, SNBT, PPKB, hingga SIMAK KKI. Jumlah ini diperkirakan masih dapat bertambah karena pengumuman SIMAK reguler belum diterbitkan.
Rinciannya, dari jalur Talent Scouting, 11 siswa diterima dari 13 pendaftar. Empat siswa lolos melalui SNBT, termasuk satu yang berhasil masuk Fakultas Kedokteran UI. Dari jalur PPKB, tercatat sembilan siswa diterima, menjadi jumlah terbanyak dibandingkan sekolah lainnya. Sementara dari SIMAK KKI, tiga siswa dinyatakan lolos.
Capaian ini sangat istimewa karena siswa JISc mengikuti tiga kurikulum sekaligus: Kurikulum Nasional, Kurikulum Internasional Edexcel, dan Kurikulum Alquran (program tahfidz).
“Ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis Islam tidak menjadi halangan untuk berprestasi, justru menjadi fondasi yang kuat untuk membentuk generasi unggul,” ujar pendiri JISc, Mam Fifi Proklawati Jubilea dalam siaran persnya, Kamis (26/6/2025).
Bukannya membebani, sistem multi-kurikulum ini justru memberikan keunggulan akademik yang seimbang antara ilmu dunia dan akhirat kepada para siswa. Mereka tidak hanya terampil dalam sains dan teknologi, tetapi juga menjadi hafiz-hafizah berkarakter.
Mam Fifi menyatakan bahwa salah satu kunci keberhasilan para siswa terletak pada penerapan metode Thinking Skills, yang menjadi ciri khas JISc. “Anak-anak dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Mereka terbiasa menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, dan pandai mengatur waktu,” ujarnya.
