LFP Mengambil Langkah Inovatif, Meluncurkan Saluran Independen untuk Menyiarkan Pertandingan Ligue 1 Prancis
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Ligue de Football Professionnel (LFP), sebagai badan pengelola kompetisi sepak bola Ligue 1 Prancis, melakukan langkah inovatif dengan meluncurkan saluran siaran independen yang akan menayangkan pertandingan Liga 1 secara langsung.
Ini merupakan perubahan signifikan dalam strategi penyiaran mereka, setelah berakhirnya kerja sama dengan DAZN dan tantangan terkait hak siar yang dihadapi sebelumnya.
- Ligue 1 dan FC Mobile Menggelar Kompetisi Resmi di Indonesia Bertajuk eLigue 1 Tour
- Paris Saint-Germain Belum Terkalahkan di Ligue 1 Musim Ini
- Guinea Tangguh, Ada Gelandang RB Leipzig, Bek Klub Ligue 1, dan Eks Penyerang Stuttgart
“Kami ingin memodernisasi akses ke Ligue 1 dan memberikan pengalaman yang lebih dekat kepada penggemar. Dengan saluran ini, kami dapat mengelola konten kami sendiri dan memastikan pendapatan yang lebih stabil untuk klub,” ujar Vincent Labrune, Presiden LFP, seperti yang dikutip dari laporan pada Rabu (2/7/2025).
Menurut pernyataan resmi LFP, saluran baru ini akan menyiarkan delapan dari sepuluh pertandingan setiap pekan secara langsung. Dua pertandingan sisanya akan disiarkan oleh beIN Sports.
Saluran ini juga akan menyediakan konten tambahan seperti cuplikan pertandingan, statistik, dan fitur interaktif seperti FanZone untuk meningkatkan pengalaman penggemar.
Keputusan ini diambil setelah LFP menghadapi tantangan besar dalam negosiasi hak siar domestik. Setelah kontrak dengan DAZN berakhir lebih awal karena sengketa pembayaran, LFP memilih untuk mengambil kendali penuh atas distribusi konten mereka.
Langkah ini menjadikan Ligue 1 sebagai liga pertama di antara lima liga top Eropa yang meluncurkan platform siaran langsung kepada konsumen secara penuh.
Meski dianggap berisiko karena biaya operasional yang tinggi, beberapa laporan menyebut bahwa langkah ini berpotensi sukses jika LFP mampu menarik jumlah pelanggan yang signifikan, terutama di pasar internasional.
Namun, keputusan ini juga menghadapi tantangan. Canal+ menyatakan tidak akan mendistribusikan saluran ini karena harga yang dianggap terlalu tinggi.
Saluran independen ini diharapkan mulai beroperasi pada 15 Agustus 2025, bertepatan dengan dimulainya musim baru.
LFP juga berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan teknologi untuk mendukung infrastruktur platform dan menjalin kemitraan sponsor, termasuk dengan perusahaan Qatar untuk meningkatkan pendapatan.
Langkah ini diharapkan dapat mengatasi krisis keuangan yang dihadapi klub-klub Ligue 1 akibat penurunan pendapatan hak siar dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kepergian bintang seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar.
