Menyongsong Perubahan
Sejak awal tahun ini, harga Bitcoin telah meningkat sekitar 27 persen, dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk upaya pemerintah Amerika Serikat dalam mendorong legalisasi aset digital seperti Bitcoin. Sebagai salah satu penerapan teknologi blockchain yang paling sukses hingga saat ini, Bitcoin terus menarik perhatian pasar dan pembuat kebijakan.
Teknologi blockchain dapat dipahami sebagai sistem pencatatan data yang berfungsi seperti buku besar (ledger) yang tersebar di berbagai lokasi (terdesentralisasi), sehingga bersifat transparan dan sulit untuk dimanipulasi. Penerapan teknologi blockchain di berbagai sektor pun terus meningkat. Di sisi lain, peningkatan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai bentuk, termasuk potensi penyalahgunaannya seperti pemalsuan data dan identitas, semakin memfokuskan perhatian pada teknologi blockchain. Solusi berbasis blockchain yang mampu memastikan keaslian data dan merekam proses secara transparan, kini dipandang sebagai hal yang penting di tengah era penuh keraguan dan disinformasi.
Potensi besar penerapan teknologi blockchain menghadirkan peluang dan tantangan besar dalam pengembangannya. Universitas Amikom Yogyakarta, dengan 16 program studi yang dimiliki, memiliki kesempatan besar untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menerapkan teknologi berbasis blockchain. Kolaborasi lintas program studi dalam pengembangan dan penerapan teknologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan dalam bentuk tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terutama dari dalam kampus perlu diperhatikan secara khusus.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Yogyakarta juga menaruh perhatian pada perkembangan teknologi blockchain sebagai bagian dari upaya pencapaian visi institusi. Kolaborasi penelitian lintas program studi dapat menjadi pendekatan strategis untuk menghasilkan solusi inovatif berbasis blockchain. Dorongan kepada dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian berbasis blockchain yang relevan dengan bidang keilmuannya perlu terus ditingkatkan guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat yang terus berkembang.
Sebagai perguruan tinggi yang dikenal unggul di bidang ekonomi kreatif dan teknologi informasi, Universitas Amikom Yogyakarta mengajak lulusan sekolah menengah atas atau sederajat untuk bergabung dan mengembangkan ide-ide kreatif, termasuk di ranah teknologi blockchain. Saat ini, Universitas Amikom Yogyakarta masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Gelombang 3 hingga tanggal 28 Agustus 2025, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi: http://pmb.amikom.ac.id/id.
Di tengah pesatnya kemajuan AI dan meningkatnya tantangan digital, teknologi seperti blockchain menawarkan harapan baru bagi transparansi, keamanan, dan keadilan digital. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi lintas bidang, Universitas Amikom Yogyakarta mendorong generasi muda untuk tidak sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi bagian dari perubahan itu sendiri melalui pendidikan yang relevan, kreatif, dan berdampak. Masa depan teknologi berada di tangan generasi yang berani menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.
Teknologi yang dibangun di atas prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas seperti blockchain, akan membawa manfaat besar jika digunakan dengan niat dan tujuan kebajikan. Hal tersebut sejalan dengan apa yang diisyaratkan dalam ayat panjang dari Al Baqarah 177, ‘Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, melainkan kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab suci, dan nabi-nabi; memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, musafir, peminta-minta, dan (memerdekakan) hamba sahaya; melaksanakan shalat; menunaikan zakat; menepati janji apabila berjanji; sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.’ Wallahu a’lam.
