Menteri Keuangan: Indonesia Butuh Investasi Rp7.500 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, menyatakan bahwa Indonesia memerlukan investasi baru setidaknya Rp7.500 triliun guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada tahun 2026. “Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak mungkin tercapai tanpa adanya investasi yang signifikan,” ungkapnya.
Menurut Sri Mulyani, dana sebesar itu diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor vital lainnya dapat berjalan dengan baik. Investasi ini diharapkan dapat mendukung berbagai proyek yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi perekonomian negara.
Menkeu menekankan pentingnya peran serta dari berbagai sektor, termasuk swasta, untuk menyukseskan target ini. Dukungan dari investor lokal dan internasional juga dinilai krusial agar Indonesia dapat mencapai tujuan pertumbuhan ekonominya pada tahun 2026.
Dengan adanya investasi yang memadai, pemerintah optimis bahwa Indonesia dapat meningkatkan daya saing dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Hal ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
