Muhammadiyah Dukung Kopdes Merah Putih, Peringatkan Ancaman Kapitalisme
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengapresiasi peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang dirancang pemerintah. Menurut Anwar, keberadaan koperasi ini menjadi perwujudan nyata dari ideologi ekonomi Pancasila yang diamanatkan konstitusi, serta menawarkan solusi bagi kesulitan akses pendanaan yang selama ini dihadapi oleh pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
“Kami menyambut baik langkah pemerintah mendirikan Kopdes Merah Putih, karena dengan kehadirannya, peran ideologi ekonomi sosialisme versi Indonesia atau ekonomi Pancasila seperti yang diamanatkan konstitusi semakin terlihat,” ujar Anwar dalam rilis tertulis yang diterima BERITA TERBARU INDONESIA, Minggu (21/7/2025).
Namun, Anwar juga mengingatkan bahwa koperasi ini akan menghadapi tantangan besar. Ia menilai bahwa sistem ekonomi Indonesia yang telah lama dipengaruhi oleh liberalisme dan kapitalisme dapat menjadi ancaman serius bagi tujuan koperasi tersebut.
“Apakah koperasi desa merah putih ini akan dapat berjalan dengan baik? Tidak mudah, karena sistem ekonomi kita sejak era Orde Baru hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh liberalisme kapitalisme,” kata Anwar.
Menurut Anwar, Kopdes Merah Putih kemungkinan besar akan berhadapan dengan tarik-menarik dua ideologi besar tersebut.
“Akibatnya tentu akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dari Kopdes Merah Putih itu sendiri,” tambah Anwar.
Ia juga menyatakan kekhawatiran mengenai kapasitas pengurus dan pengelola koperasi yang mungkin belum sepenuhnya memahami konsep koperasi. Anwar menyebutkan bahwa ada kemungkinan koperasi ini hanya berbentuk badan hukum koperasi, tetapi jiwa dan operasionalnya mirip dengan perusahaan perseroan terbatas.
