Pesan Penting Wagub Jatim Emil Dardak untuk Para Santri: Teruslah Belajar
BERITA TERBARU INDONESIA, KEDIRI — Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memberikan semangat kepada para santri di pondok pesantren untuk terus berusaha dalam belajar dan bersekolah.
Emil menekankan pentingnya pendidikan bagi santri, termasuk yang masih di usia sekolah, untuk selalu bersemangat dalam menimba ilmu.
- Bayar Transjakarta Hingga MRT Hanya Rp 80 Saat 17 Agustus
- Final Macau Open 2025: Head-to-Head Sabar/Reza vs Junaidi/Roy
- Hari Santri 2025, Kemenag akan Beri Penghargaan Khusus pada Pesantren
“Setelah lulus, jangan pernah berhenti untuk belajar. Pembelajaran adalah usaha seumur hidup. Yang penting bukan hanya apa yang saya ketahui, tetapi siapakah saya sebenarnya, yaitu santri Al Mahrusiyah,” ujarnya dalam acara di Kediri, Sabtu.
Dalam acara peresmian Aula K.H. Imam Yahya Mahrus di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah III Ngampel, Kota Kediri, Wagub Emil juga mendorong agar santri memiliki keteguhan dan tidak mudah menyerah dalam segala hal, termasuk dalam belajar.
“Jadilah santri yang rendah hati, menghormati para kiai dan ibu nyai, mengikuti teladan K.H. Mahrus Ali dan K.H. Imam Yahya Mahrus. Santri yang berintegritas, kreatif, dan tidak mudah menyerah. Dengan karakter tersebut, insya Allah alumni Al Mahrusiyah siap menghadapi berbagai tantangan zaman,” kata Emil.
Dia juga mengapresiasi Pondok Pesantren Al Mahrusiyah atas kiprahnya selama ini. Pesantren ini sudah terkenal sejak dulu dan diharapkan menjadi tempat lahirnya sejarah dan kemajuan bangsa.
“Kami meresmikan aula yang insya Allah akan menjadi tempat lahirnya sejarah dan kemajuan bangsa. Al Mahrusiyah telah menorehkan banyak prestasi, dan dengan aula ini, insya Allah akan semakin luar biasa,” ujar Emil. Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha, menambahkan bahwa keberadaan aula ini diharapkan dapat melengkapi sarana pendidikan di pesantren.
Pendirian aula ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta pembinaan santri.
“Lebih dari itu, aula ini dapat menjadi tempat berdiskusi, bermusyawarah, serta memperkuat ikatan antar-santri,” kata Gus Qowim, sapaan akrabnya.
Ia menekankan pentingnya peresmian aula ini sebagai momentum untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik.
“Peresmian aula ini merupakan langkah awal yang penuh berkah, sebagai titik tolak kemajuan pondok dalam mendidik generasi bangsa yang berilmu dan berakhlakul karimah. Semoga tempat ini menjadi wadah lahirnya ide-ide besar, semangat kebersamaan, dan memperkuat pendidikan karakter Islami bagi santri,” kata Gus Qowim.
Acara ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Kediri, K.H. Reza Ahmad Zahid, K.H. Melvien Zainul Asyiqien, K.H. Nabil Ali Ustman, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri, K.H. Abu Bakar Abdul Jalil, serta Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, Kepala Bakorwil Madiun Heru Wahono, Wakapolres Kediri Kota Kompol Rizal Yanuar Ardhianto, Kepala Kemenag Kota Kediri Zamroni, dan tamu undangan lainnya.
