Pejuang Gaza Menargetkan Yasser Abu Shabab sebagai Pengkhianat
BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA — Koalisi kelompok perlawanan Palestina telah melabeli Yasser Abu Shabab sebagai pengkhianat berbayar. Mereka menyatakan bahwa semua faksi secara bersama-sama telah menolaknya dan para pendukungnya.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Palestine Chronicle pada Minggu (6/7/2025), koalisi yang tergabung dalam Ruang Operasi Gabungan menyatakan bahwa Abu Shabab dan kelompoknya telah menyimpang dari jalan patriotik. Mereka dituduh telah sepenuhnya kehilangan identitas Palestina mereka.
- Peringati 10 Muharram, Baznas dan Muslimat NU Gelar Lebaran Anak Yatim
- Cuaca Ekstrem Rugikan Eropa Rp 13.800 Triliun Sejak 1980
- Jakarta ‘Tenggelam’, 50 Wilayah Kebanjiran Ketinggian Air Sampai 2,7 Meter, Ratusan Warga Mengungsi
Koalisi tersebut memperingatkan bahwa mereka tidak akan menunjukkan belas kasihan kepada Abu Shabab atau siapa pun yang bekerja sama dengan pendudukan Israel. “Nasib pengkhianat adalah tempat sampah sejarah,” ujar pernyataan tersebut, “mereka akan ditandai selamanya dengan aib di hadapan Tuhan dan rakyat mereka.”
Kelompok-kelompok perlawanan juga menyampaikan rasa terima kasih mereka atas dukungan yang tak tergoyahkan dari klan dan keluarga Gaza, sembari memuji kebijaksanaan dan ketahanan mereka.
“Kami sangat menghargai posisi klan dan keluarga kami, yang tetap tidak terpengaruh oleh pengkhianatan dari faksi jahat. Rakyat kami bijaksana dan dapat membedakan antara tentara bayaran dan mereka yang benar-benar melayani kepentingan mereka,” tambah pernyataan itu.
