Pelindo Tingkatkan Kemampuan Warga dalam Promosi Desa Wisata Senteluk NTB
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengadakan pelatihan bagi warga untuk meningkatkan promosi potensi wisata di Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui pembuatan konten digital. Kepala Departemen TJSL Pelindo, Febrianto Zenny, menyatakan di Jakarta, Jumat bahwa langkah ini dilakukan melalui pelatihan digital untuk memperkuat kemampuan masyarakat lokal dalam mempromosikan Desa Senteluk sebagai desa wisata.
“Kami berharap warga dapat memproduksi konten yang menarik dan efektif agar potensi desa ini semakin dikenal secara luas di dunia maya. Pelindo menginisiasi program The New Penglipuran yang bertujuan menciptakan desa wisata baru yang setara dengan Penglipuran,” katanya, Jumat (18/7/2025).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pelindo Port Tourism, serta tahap kedua dari pendampingan perusahaan di desa binaan tersebut.
Salah satu tujuan utama program TJSL Pelindo adalah pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan pembangunan berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan investasi sosial untuk masa depan masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di Tourism Information Center (TIC) kawasan Pantai Tanjung Bias. Peserta terdiri dari pelapak setempat, anggota Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta perwakilan Pemerintah Desa Senteluk.
Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi dan konsultan digital marketing, Islah Hadi Sholeh.
Dia membagikan strategi pembuatan konten kreatif di media sosial, penggunaan platform digital untuk promosi usaha, dan pentingnya narasi visual dalam membangun citra destinasi wisata.
Sementara itu, Manager TJSL Pelindo, Bayu Widyafrasta, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, Pelindo akan terus mendorong dan memperkuat daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Kami ingin potensi lokal di Pantai Tanjung Bias dan Desa Senteluk dikenal lebih luas melalui konten digital yang kreatif dan berpengaruh,” kata Bayu.
Pelatihan ini diharapkan dapat memicu tumbuhnya ekosistem digital lokal yang mampu memperkuat identitas Pantai Tanjung Bias sebagai destinasi unggulan Desa Senteluk serta membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM dan komunitas lokal.
Sedangkan, Kepala Desa Senteluk, Musni, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Pelindo bagi warganya. Ia berharap pelatihan ini dapat memicu penggunaan media digital oleh pelaku usaha dan komunitas wisata di desanya.
Di lokasi yang sama, General Manager Pelabuhan Lembar, Kunto Wibisono, turut memberikan semangat kepada para peserta untuk terus berinovasi melalui media digital yang kini lebih mudah diakses.
Sejak Desember 2024, Pelindo telah meresmikan Desa Senteluk sebagai desa binaan dalam rangka mendorong pengembangan wisata pelabuhan (port tourism) yang berkelanjutan di wilayah NTB.
