Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • kriminal
  • Pengungkapan Penipuan Penculikan Palsu di Semarang, Tuntut Tebusan Rp 80 Juta
  • kriminal

Pengungkapan Penipuan Penculikan Palsu di Semarang, Tuntut Tebusan Rp 80 Juta

Rina Kartika Mei 30, 2025
penipuan-bermodus-penculikan-fiktif-di-semarang-terkuak-minta-tebusan-rp-80-juta

Pengungkapan Penipuan Penculikan Palsu di Semarang, Tuntut Tebusan Rp 80 Juta

BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil membongkar upaya penipuan dengan modus penculikan palsu, yang hampir menimpa seorang ibu berinisial IDK di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. IDK nyaris kehilangan uang sebesar Rp 80 juta dalam kasus ini.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, kasus ini terungkap ketika IDK menerima pesan melalui WhatsApp dari anaknya, SA, yang berusia 20 tahun, pada Selasa malam, 27 Mei 2025. Dalam pesan tersebut, SA mengaku telah diculik oleh orang yang tidak dikenal, yang meminta tebusan Rp 80 juta.

Dalam keadaan panik, IDK segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tembalang pada pukul 21:55 WIB. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng dan Polrestabes Semarang, yang segera melakukan penelusuran untuk menemukan SA.

Setelah melakukan penelusuran, polisi berhasil menemukan SA di sebuah hotel di kawasan Tembalang. Sepeda motor SA ditemukan di area parkir hotel tersebut. Berdasarkan informasi dari pihak hotel, SA melakukan check-in sendirian pada pukul 13:35 WIB dan menempati kamar 306.

“Anak dari IDK, SA, ditemukan dalam keadaan selamat tanpa adanya kontak langsung dengan pelaku. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa korban menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai aparat dan menuduh korban terlibat dalam kasus pencucian uang,” ungkap Kombes Dwi Subagio dalam konferensi pers di Mapolda Jateng pada Kamis, 29 Mei 2025.

Menurut penjelasan Dwi, pelaku meminta SA untuk menjauh dari lingkungan rumah agar bisa berkomunikasi dengan lebih aman. SA juga diinstruksikan untuk “kooperatif” dengan cara mengisolasi diri di hotel, dengan dalih agar proses “penyelidikan” dapat berjalan lancar. Karena merasa takut, SA mengikuti instruksi pelaku.

Continue Reading

Previous: IHSG Ditutup di Level 7.175 pada Akhir Mei 2025
Next: Bahaya Minuman Keras dan Perjudian

Related News

aipda-robig-zaenudin-divonis-15-tahun-penjara
  • kriminal

Aipda Robig Zaenudin Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara

Agus Santoso Agustus 8, 2025
bea-cukai-dumai-gagalkan-pengiriman-barang-ilegal-di-perairan-panipahan
  • kriminal

Bea Cukai Dumai Berhasil Menghentikan Pengiriman Barang Ilegal di Wilayah Perairan Panipahan

Rina Kartika Juli 31, 2025
polisi-akui-kesulitan-bongkar-kasus-wna-china-menyamar-polisi-wuhan-karena-pelaku-kompak-tutup-mulut
  • kriminal

Polisi Hadapi Tantangan Ungkap Kasus WNA China Menyamar Sebagai Polisi Wuhan, Pelaku Bersikeras Bungkam

Rina Kartika Juli 31, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.