Pesawat India Jatuh: Sakelar Bahan Bakar Dimatikan, Siapa yang Bertanggung Jawab?
BERITA TERBARU INDONESIA, NEW DELHI — Perlahan-lahan, misteri penyebab jatuhnya pesawat India yang merenggut 260 nyawa bulan lalu mulai terungkap. Petunjuk mengenai penyebab tersebut diperoleh dari rekaman terakhir di kokpit.
Salah satu pilot terdengar menanyakan kepada rekannya tentang alasan mematikan sakelar saluran penyuplai bahan bakar.
Pilot lainnya menjawab bahwa ia tidak melakukan tindakan tersebut.
Beberapa detik setelah percakapan itu, pesawat mulai kehilangan ketinggian dan mengirimkan pesan darurat. ‘Mayday, mayday, mayday,’ terdengar dari kokpit sebelum pesawat itu terhempas jatuh di luar area bandara.
Laporan penyelidikan menyebutkan bahwa sakelar bahan bakar dimatikan satu per satu. Kemudian, sakelar tersebut dinyalakan kembali dengan harapan menghidupkan salah satu mesin pesawat.
Namun, usaha tersebut gagal menghentikan deselerasi pesawat hingga akhirnya jatuh dan meledak.
Laporan awal menyatakan bahwa bahan bakar untuk kedua mesin pesawat Air India yang jatuh dan menewaskan 260 orang bulan lalu tampaknya terputus hanya beberapa detik setelah lepas landas.
Penerbangan Air India AI171, yang dijadwalkan menuju London, jatuh di area permukiman padat di kota Ahmedabad, India, pada 12 Juni. Insiden ini menewaskan hampir semua dari 242 penumpang dan awak pesawat, kecuali satu. Di darat, 19 orang turut menjadi korban.
Kecelekaan ini tercatat sebagai insiden udara paling mematikan di India dalam hampir tiga dekade.
