Pendeta Inggris Berusia 83 Tahun Ditangkap Karena Membela Palestina
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Seorang pendeta pensiunan berusia 83 tahun asal Inggris ditangkap oleh petugas kepolisian karena melakukan protes terkait larangan terhadap kelompok pro Palestina, Palestine Action.
Sue Parfitt, pendeta yang tinggal di Bristol, ditahan setelah mengangkat plakat bertuliskan, “Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action” pada Sabtu (5/7/2025) malam, sebagaimana dilaporkan oleh media setempat.
Penangkapan Parfitt adalah akibat dari pembangkangan terhadap larangan tersebut. Insiden ini memicu reaksi keras di media sosial, dengan beberapa pengguna menyebutnya sebagai “langkah otoriter dan penindasan terhadap kebebasan berbicara dan berekspresi.” Seorang pengguna lain mempertanyakan apakah kini tindakan Parfitt dianggap sebagai tindakan kriminal. Temannya, Jerry Hicks, menuntut pembebasannya, dengan menyatakan bahwa “Menentang genosida bukanlah kejahatan.” Pengguna media sosial lain menambahkan, “Tindakan berani dari Pendeta Sue Parfitt ini akan diingat ketika semua ini berlalu.”
Penangkapan tersebut dilakukan sesaat setelah tengah malam pada hari Sabtu, seiring dengan dimulainya penerapan hukum yang menetapkan Palestine Action sebagai kelompok teroris. Dengan demikian, siapa pun yang bergabung dengan kelompok ini berisiko menghadapi hukuman hingga 14 tahun penjara.
