PPIH: Jamaah Haji Indonesia Kini Berada di Madinah
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengumumkan bahwa kegiatan haji di Makkah, Arab Saudi, telah selesai. Hal ini ditandai dengan keberangkatan jamaah kelompok terbang (kloter) KJT 28 dari Jawa Barat menuju Madinah. Dengan demikian, seluruh layanan haji untuk jamaah Indonesia kini terpusat di Kota Nabi tersebut.
“Alhamdulillah, kami telah memberangkatkan kloter terakhir dari Makkah menuju Madinah, yaitu kloter KJT 28 yang berjumlah 402 orang. Ini adalah kloter terakhir yang meninggalkan Makkah,” ungkap Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, di Makkah, Kamis (3/7/2025).
- Marc Klok Ingin Cetak Sejarah dan Pensiun di Persib
- Sekjen PDIP Hasto Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Ratusan Juta
- Pajak 10 Persen untuk Olahraga Padel, Pramono: Belum Tandatangan dan Belum Tahu
Muchlis menjelaskan, keberangkatan jamaah haji kloter KJT 28 ini tidak hanya menandai berakhirnya seluruh layanan haji di Makkah, tetapi juga menjadi akhir dari operasional Daerah Kerja Makkah.
Adapun layanan operasional yang dimaksud meliputi layanan bus shalawat, konsumsi, dan kesehatan, baik di sektor maupun di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Menurut Muchlis, saat ini masih ada sekitar 25 persen dari total jamaah Indonesia yang berada di Arab Saudi.
Dalam delapan atau sembilan hari ke depan, lanjut Muchlis, jamaah yang berada di Madinah akan kembali ke Tanah Air secara bertahap hingga 11 Juli 2025.
“Ini menandai berakhirnya operasional haji di Arab Saudi,” kata Muchlis.
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Madinah, M. Luthfi Makki, mengingatkan jamaah haji yang akan kembali ke Indonesia untuk memastikan barang bawaan mereka. Mereka juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan penerbangan.
