Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • politik
  • Pramono Memilih Lepaskan Ijazah Warga Jakarta yang Tertahan daripada Menghapus Pajak Kendaraan
  • politik

Pramono Memilih Lepaskan Ijazah Warga Jakarta yang Tertahan daripada Menghapus Pajak Kendaraan

Intan Permatasari April 26, 2025
pramono-pilih-bebaskan-ijazah-warga-jakarta-yang-tersandera-daripada-putihkan-pajak-mobil

Pramono Memilih Lepaskan Ijazah Warga Jakarta yang Tertahan daripada Menghapus Pajak Kendaraan

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Gubernur Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk memprioritaskan pembebasan ijazah warga yang tertahan dibandingkan dengan memutihkan pajak kendaraan. Menurut Pramono, mereka yang memiliki kendaraan sudah merasakan fasilitas tersebut. Oleh karena itu, Pemprov Jakarta tidak akan melaksanakan pemutihan pajak kendaraan.

“Mereka sudah mendapatkan fasilitas, bisa membeli mobil, namun jika enggan membayar, saya akan menindak,” ujar Pramono di kawasan Monas, Sabtu (26/4/2025).

  • Gubernur Berikan Pembinaan kepada Kepala Sekolah Negeri se-Provinsi Banten
  • Putra Wakil Direktur CIA Tewas Saat Berperang Bela Rusia
  • Pemprov Jakarta akan Bangun Ulang Patung MH Thamrin, Pramono Ingin Posenya Sedang Berpikir

Di sisi lain, warga yang ijazahnya tertahan biasanya berasal dari kalangan kurang mampu. Ijazah-ijazah ini tertahan di institusi pendidikan.

“Untuk situasi seperti ini, pemerintah hadir untuk memberikan prioritas utama. Namun, bagi mereka yang tidak membayar pajak kendaraan, saya akan menindak. Saya akan menindak,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jakarta telah menebus 117 ijazah masyarakat yang ditahan oleh sekolah karena memiliki tunggakan. Proses penebusan akan dilakukan secara bertahap, karena banyak warga yang ijazahnya masih tertahan.

Pramono menyatakan, laporan mengenai ijazah yang tertahan tidak hanya datang dari satu atau dua orang, tetapi dari banyak orang. Biasanya, ijazah mereka tertahan karena tunggakan kepada pihak sekolah.

“Pertama-tama, saya sendiri terkejut dengan jumlah yang banyak ini, memang banyak yang belum terlaporkan,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Cak Lontong dan Sutiyoso Ditunjuk sebagai Komisaris Ancol
Next: Pos Indonesia Siap Layani Pengiriman Kargo 221 Ribu Jamaah Haji

Related News

kunjungan-balasan-presiden-peru-dina-boluarte-akan-bertemu-prabowo-di-istana
  • politik

Kunjungan Resmi, Presiden Peru Dina Boluarte Bertemu Prabowo di Istana

Maya Lestari Agustus 11, 2025
setelah-ingin-caplok-gaza-kini-israel-hendak-gulingkan-otoritas-palestina
  • politik

Setelah Berniat Caplok Gaza, Kini Israel Ingin Gulingkan Otoritas Palestina

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
prabowo-indonesia-butuh-pertahanan-kuat-di-tengah-gejolak-global
  • politik

Prabowo: Pentingnya Pertahanan Tangguh untuk Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.