Rupiah Menguat Menuju Level Rp 16.400 Akhir Pekan Ini
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS menunjukkan penguatan signifikan menjelang akhir pekan ini, yaitu mendekati level Rp 16.400 per dolar AS. Sementara itu, volatilitas indeks dolar AS (DXY) mengalami kenaikan hingga mencapai level 100.
Pakar ekonomi menilai, penguatan Mata Uang Garuda ini didorong oleh kondisi fundamental ekonomi nasional yang kuat. Sehingga faktor dari luar negeri tidak cukup untuk melemahkan rupiah.
Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 139 poin atau 0,84 persen menuju level Rp 16.437,5 per dolar AS pada penutupan Jumat (2/5/2025). Sebelumnya, rupiah berada di level Rp 16.603 per dolar AS.
“Penutupan akhir pekan rupiah mengalami penguatan 130 poin, sempat menguat hingga 145 poin, ini luar biasa. Ini hal yang di luar dugaan dan sangat mengesankan bersamaan dengan indeks dolar yang terus menguat,” ujar Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi dalam keterangan suara kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).
Menurut Ibrahim, ada sejumlah sentimen positif dari dalam negeri yang mendukung penguatan rupiah. Salah satunya adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan April 2025 yang kembali menguat setelah sebelumnya turun dari Januari hingga Maret 2025.
Selain itu, inflasi terjadi seiring banyaknya masyarakat yang membeli logam mulia.
“Di sisi lain, dalam pertemuan Hari Buruh, (Presiden) Prabowo kemungkinan besar akan menghapus outsourcing, ini cukup luar biasa. Dan ini yang sedang ditunggu oleh pasar,” tuturnya.
Pernyataan Prabowo tersebut dianggap memberikan angin segar di tengah data Bank Dunia yang menyebutkan sebanyak 60,3 persen masyarakat Indonesia tergolong miskin pada 2024. Janji Prabowo untuk menghentikan outsourcing juga mendapat respons positif dari pelaku pasar.
