Sholat, Petuah yang Selalu Disampaikan Mendiang Hamdan ATT kepada Anaknya
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kepergian penyanyi dangdut legendaris Hamdan ATT pada Selasa (1/7/2025) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan penggemar musik dangdut di Tanah Air. Jenazahnya dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur, tidak jauh dari rumah duka, setelah waktu Maghrib.
Anak almarhum, Haikal Attamimi, menyatakan bahwa ayahnya meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan yang signifikan. “Dimakamkan di TPU Komplek (Kampung) Dukuh,” kata Haikal di rumah duka.
Haikal menceritakan saat-saat terakhir sebelum kepergian ayahnya. Ia mendapat kabar dari adiknya sekitar pukul 11.00 WIB bahwa kondisi Hamdan ATT memburuk drastis, dengan saturasi oksigen yang rendah, tubuh yang sudah dingin, dan mengalami kesulitan bernapas.
Mengingat riwayat stroke yang diderita ayahnya, keluarga berencana membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans. Namun, takdir berkata lain, Hamdan ATT menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 12.00 WIB sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Gejala lain yang dialami keluarga sebelum kepergian almarhum adalah kesulitan makan dan peningkatan frekuensi kontrol ke rumah sakit, dari dua kali sebulan menjadi setiap minggu.
Haikal merenungkan kedekatannya dengan sang ayah, terutama setelah ia lulus SMA dan melanjutkan studi di Bandung. Haikal mengakui bahwa saat kecil, ayahnya sangat sibuk sehingga waktu untuk berbicara dan membangun kedekatan terasa kurang. Namun, setelah Haikal tumbuh dewasa, hubungan mereka perlahan-lahan berubah.
Perubahan hubungan antara ayah dan anak ini menjadi momen yang sangat berharga bagi Haikal. Ia mengatakan, meskipun ayahnya saat kecil terkesan “galak”, sikap tersebut mulai melunak setelah Haikal lulus SMA.
Hamdan ATT, katanya, mulai berubah menjadi sosok yang lebih santai dan bisa diajak berbicara layaknya seorang teman. Kedekatan yang terjalin ini memungkinkan mereka untuk sering berbincang dan berbagi cerita, sebuah kesempatan yang mungkin tidak terlalu banyak terjadi di masa lalu karena kesibukan ayahnya.
Dalam setiap percakapan yang terjalin, ada satu nasihat yang selalu diutamakan Hamdan ATT. Pesan ini bukan tentang karier, popularitas, atau gemerlap dunia hiburan yang ia geluti, melainkan sesuatu yang lebih fundamental dan abadi. “Nasihat yang paling sering dari beliau adalah soal sholat,” ungkap Haikal.
Sama seperti Hamdan, Haikal juga menekuni dunia musik, namun bukan dalam genre dangdut. Ia tergabung dalam grup musik disko bernama Shaky Town, meski sempat pula mencoba belajar menyanyi dangdut meski kurang berhasil.
“Saya juga menyanyi, tapi kalau menyanyi dangdut, saya kurang bisa,” kata Haikal.
Dia mengatakan bahwa sang ayah memahami bahwa anaknya tidak bisa melanjutkan jalur karier sebagai penyanyi dangdut. “Kami dekat ya, katanya tidak usah di dangdut juga tidak apa-apa, kata ayahku,” ujar Haikal. Semasa hidupnya, Hamdan ATT dikenal sebagai penyanyi legendaris serta sosok ayah dan suami yang penuh kasih, seperti yang terlihat dalam potret kebersamaannya dengan keluarga.
