Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Internasional
  • Produksi Toko Roti WFP di Gaza Berhenti Akibat Kekurangan Tepung
  • Internasional

Produksi Toko Roti WFP di Gaza Berhenti Akibat Kekurangan Tepung

Rina Kartika Mei 26, 2025
tepung-habis-akibat-blokade-israel-toko-roti-wfp-di-jalur-gaza-tidak-lagi-berproduksi

Produksi Toko Roti WFP di Gaza Berhenti Akibat Kekurangan Tepung

BERITA TERBARU INDONESIA, PALESTINA – Blokade ketat dari Israel telah menyebabkan sejumlah toko roti yang didanai oleh Program Pangan Dunia (WFP) di Jalur Gaza harus menghentikan produksi mereka pada Ahad (25/5/2025). Penghentian ini terpaksa dilakukan karena kehabisan tepung, yang mengakibatkan kelangkaan roti di wilayah selatan Gaza.

Sebelumnya, toko-toko roti ini sempat tidak beroperasi selama hampir dua bulan sebelum dibuka kembali pada Kamis pekan lalu untuk memenuhi kebutuhan roti warga Gaza selatan. Namun, tepung yang dikirim dalam jumlah terbatas cepat habis, sementara Israel terus menutup perbatasan dan melakukan serangan yang dikutuk sebagai tindakan genosida.

Ahmad al-Banna, pemilik salah satu toko roti di selatan Gaza, mengungkapkan kepada Anadolu bahwa tokonya hanya bisa beroperasi selama tiga hari setelah menerima kiriman tepung dari WFP. “Sekarang kami kembali menutup toko karena stok tepung benar-benar habis,” ujarnya.

Al-Banna menjelaskan bahwa semua roti yang diproduksi selama tiga hari tersebut dikembalikan ke WFP untuk dibagikan kepada masyarakat, tetapi jumlahnya sangat sedikit dan jauh dari mencukupi kebutuhan penduduk yang ada.

Ia memperingatkan bahwa Gaza saat ini menghadapi “kelaparan nyata” dengan banyak warga yang mulai meninggal akibat kelaparan. Bantuan yang datang dinilai tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan.

Al-Banna mendesak komunitas internasional untuk “segera bertindak dan menekan Israel agar membuka perbatasan dan mengizinkan pengiriman makanan serta tepung dengan segera untuk menyelamatkan ratusan ribu keluarga dari ancaman kelaparan.”

Pada 6 April lalu, WFP mengumumkan penghentian seluruh operasi di 25 toko roti mitranya di Gaza karena kekurangan bahan bakar dan tepung, akibat pembatasan ketat dari Israel dan penolakan terhadap akses bantuan kemanusiaan.

Dalam pernyataan lainnya, badan tersebut menyatakan bahwa stok makanan untuk dapur umum telah habis total pada 25 April, memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah kritis.

Toko-toko roti tersebut sebelumnya sangat berperan dalam mengurangi penderitaan warga Palestina yang terusir. Menurut Bank Dunia, konflik ini telah membuat mereka terjebak dalam kemiskinan ekstrem.

Selama 84 hari blokade total, seharusnya minimal 46.200 truk bantuan masuk ke Gaza, menurut Kantor Media Pemerintah di Gaza.

Namun, hanya sekitar 100 truk atau kurang dari satu persen dari kebutuhan pasokan yang benar-benar diizinkan masuk — bertentangan dengan klaim Israel yang menyatakan telah memfasilitasi akses kemanusiaan.

Menurut kantor media tersebut, Gaza memerlukan setidaknya 500 truk bantuan yang membawa makanan, obat-obatan, dan pasokan darurat, serta 50 truk bahan bakar setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup paling dasar.

Sejak 2 Maret, Israel telah menutup seluruh jalur masuk bantuan makanan, medis, dan kemanusiaan, memperburuk krisis yang sudah sangat parah dan berdampak pada 2,4 juta penduduk Gaza. Blokade ini telah menyebabkan warga di daerah tersebut mengalami kelaparan, dengan banyak laporan kematian akibat kekurangan pangan.

Meskipun tekanan internasional terus mendesak gencatan senjata, militer Israel tetap melanjutkan serangan brutal sejak Oktober 2023. Lebih dari 53.900 warga Palestina dilaporkan tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tindakannya terhadap warga sipil tak bersenjata di wilayah tersebut.

Continue Reading

Previous: Disparbud Jabar Berkomitmen Meningkatkan Industri Gim Lewat Berbagai Inisiatif
Next: Bea Cukai dan Satpol PP Amankan Ribuan Botol Minuman Beralkohol Ilegal di Probolinggo

Related News

dua-bayi-meninggal-kekurangan-gizi-di-gaza
  • Internasional

Dua Bayi di Gaza Meninggal Karena Kurang Gizi

Dedi Saputra Juni 27, 2025
rudal-balistik-iran-sukses-tembus-pertahanan-iron-dome-andalan-israel-begini-kata-analis-militer
  • Internasional

Rudal Balistik Iran Berhasil Menembus Pertahanan Iron Dome Israel, Ini Kata Para Analis Militer

Andi Pratama Juni 18, 2025
atas-arahan-raja-salman-wakil-menteri-haji-arab-saudi-cek-penginapan-jamaah-haji-iran
  • Internasional

Atas Perintah Raja Salman, Wakil Menteri Haji Arab Saudi Tinjau Akomodasi Jamaah Haji Iran

Dedi Saputra Juni 17, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.