Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Tiga Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Gayo Lues Dimusnahkan oleh TNI dan BNN Aceh
  • Berita

Tiga Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Gayo Lues Dimusnahkan oleh TNI dan BNN Aceh

Maya Lestari Mei 12, 2025
tiga-hektare-ladang-ganja-di-pegunungan-gayo-lues-dimusnahkan-tni-dan-bnn-aceh

Tiga Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Gayo Lues Dimusnahkan oleh TNI dan BNN Aceh

BERITA TERBARU INDONESIA, BANDA ACEH — Personel TNI Kodim 0113/Gayo Lues, Aceh berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat telah memusnahkan tiga hektare tanaman ganja yang terletak di kawasan pegunungan Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada hari Minggu (12/5/2025).

“Pemusnahan lahan ini dimulai dari laporan masyarakat kepada Babinsa,” ujar Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo dalam keterangannya di Banda Aceh, Senin (12/5/2025).

Tanaman ganja yang dihancurkan diperkirakan berusia sekitar lima bulan dengan ketinggian rata-rata 1,3 meter. Total berat ganja tersebut diperkirakan mencapai 8,5 ton dalam kondisi basah.

“Dengan berat basah tersebut, maka bisa menghasilkan ganja kering sekitar 5.100 kilogram. Hingga saat ini, penanam atau pemilik lahan belum ditemukan. Proses pemusnahan dilakukan dengan mencabut dan membakar tanaman,” tambahnya.

Letkol Inf Agus Satrio Wibowo menjelaskan bahwa penemuan ladang di area pegunungan Ekan ini berawal dari laporan warga yang sering berburu di hutan kepada Babinsa TNI. Setelah berkoordinasi dengan BNN Gayo Lues, personel gabungan dari TNI Kodim 0113/Gayo Lues dan BNN bergerak bersama untuk memusnahkan tanaman ganja di ladang tersebut.

“Kawasan pegunungan ini sangat terjal, tim harus berjalan kaki sekitar enam kilometer, dan terlihat tanaman ganja tumbuh subur karena areanya terbuka,” katanya.

Dandim menegaskan bahwa penemuan ladang ganja di wilayah Gayo Lues bukanlah yang pertama kali terjadi. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan rutin untuk mencegah aktivitas serupa.

“Diperlukan pengawasan untuk mencegah, agar generasi terhindar dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, salah satunya ganja,” ucap Letkol Agus.

Continue Reading

Previous: Kisah Sukses Move Leather Sebagai UMKM Tangguh Bersama Pertamina UMK Academy
Next: Negara Teluk di Posisi Menguntungkan, Saatnya Mendesak Trump untuk Palestina

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.