Desakan Pengunduran Gibran, Luhut: Waspadai Pemecahan dari Kekuatan Asing
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyampaikan delapan tuntutan, di antaranya menggantikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kekuatan asing yang berpotensi memecah belah Indonesia.
“Jangan sampai negeri kita dipecah belah oleh kekuatan asing,” ujar Luhut setelah menghadiri acara Halal BiHalal dengan Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2025) sore WIB.
- Tidak Jadi Mundur, Hasan Nasbi Ungkap Sudah Bertemu Presiden Prabowo
- Prabowo Duduk di Samping Try Sutrisno di Acara Halal BiHalal Purnawirawan TNI-Polri
- Prabowo Ingin RI Lima Tahun Lagi Swasembada Energi: Merdeka atau Mati!
Ketika ditanyakan bahwa inisiator petisi tersebut adalah purnawirawan TNI, Luhut kembali menekankan agar tidak ada pihak asing yang ikut campur dalam urusan Indonesia. “Ya, makanya itu, siapa pun dia jangan sampai bisa dipecah belah dengan keadaan dunia seperti sekarang. Ingat Presiden sudah memberikan penjelasan yang sangat jelas,” tegas Luhut.
Dia juga menilai bahwa ide pemakzulan Wapres Gibran yang diusung oleh mantan menag dan wakil panglima TNI Jenderal (Purn) Fachrul Razi hampir tidak mungkin terwujud. “Jangan kamu juga ikut menjadi bagian memecah belah. Dengar itu,” kata Luhut kepada awak media.
