Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Mengkritisi Narasi Pemerkosaan Massal 1998, Direktur NPI Pertanyakan Keabsahan Cerita
  • Berita

Mengkritisi Narasi Pemerkosaan Massal 1998, Direktur NPI Pertanyakan Keabsahan Cerita

Agus Santoso Juli 9, 2025
turut-kritisi-narasi-pemerkosaan-massal-1998-direktur-npi-pertanyakan-validitas-narasi

Mengkritisi Narasi Pemerkosaan Massal 1998, Direktur NPI Pertanyakan Keabsahan Cerita

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Direktur Eksekutif Nusantara Parameter Index (NPI), Murmahudi, mengemukakan bahwa narasi pemerkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998 perlu dievaluasi kembali dengan pendekatan yang objektif.

Menurutnya, cerita tersebut selama ini dirancang tanpa dasar forensik yang kuat dan berpotensi mengaburkan sejarah nasional.

Murmahudi menyoroti pentingnya pengakuan medis dari dokter yang bertugas pada masa tragedi tersebut sebagai bukti penting yang selama ini kurang diperhatikan, salah satunya adalah dr Ani Hasibuan yang saat itu bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

“Pernyataan dr Ani Hasibuan membuka tabir penting. Jika memang tidak ditemukan korban pemerkosaan seperti yang selama ini disebutkan, maka kita harus mempertanyakan keabsahan cerita yang telah mencoreng karakter bangsa kita di mata dunia,” ujar Murmahudi dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (8/7/2025).

Dalam wawancara yang disiarkan melalui kanal YouTube Gemapos, dr Ani menyatakan bahwa ia dan tim medis di RSCM tidak pernah menerima atau merawat korban kekerasan seksual selama kerusuhan Mei 1998.

Jenazah yang mereka tangani umumnya adalah korban kebakaran dari pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Barat dan Ciledug.

“Semua korban dalam kondisi terbakar. Tidak ada indikasi kekerasan seksual, apalagi laporan forensik resmi mengenai hal itu,” jelas Ani.

Dr Ani juga menceritakan peran aparat militer, khususnya dari Korps Marinir, yang membantu menenangkan massa dan mencegah aksi pembakaran saat itu.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana anggota Marinir mengajak massa bernyanyi agar suasana tenang. Bahkan, mereka membantu mahasiswa kembali ke kampus dengan aman,” katanya.

Murmahudi menegaskan bahwa dalam kajian historiografi, penting untuk membedakan antara ingatan kolektif dan fakta lapangan yang dapat diverifikasi.

Menurutnya, jika sejarah dibangun di atas narasi yang tidak terbukti, maka yang dikorbankan adalah integritas memori bangsa itu sendiri.

“Sejarah tidak boleh dibangun di atas trauma yang dimanipulasi. Kita perlu membuka kembali kesaksian dari para tenaga medis, aparat keamanan, dan dokumen arsip resmi yang bisa diuji,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Peringatan Dokter Tentang Risiko Mengobati Penyakit Kulit Tanpa Konsultasi
Next: Sinocare Luncurkan Alat Pemantau Gula, Asam Urat, dan Kolesterol dengan Sertifikasi AKL

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.