Peresmian GRIB Bali Dihadiri Bendera Gerindra Menjadi Viral
BERITA TERBARU INDONESIA, DENPASAR — Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Provinsi Bali menolak dikaitkan dengan pembentukan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Bali, Kadek Rambo Budi Prasetya, di Denpasar pada Sabtu (3/5/2025), sebagai tanggapan atas beredarnya video pelantikan ormas GRIB Jaya di Bali dengan latar belakang bendera Partai Gerindra.
“Mengenai foto dan segala macam, kami tidak mengetahui posisi tempatnya. Yang pasti, Partai Gerindra tidak pernah berafiliasi dengan ormas GRIB,” jelasnya.
- Viral GRIB Segel Perusahaan di Kalteng, Kapolda Janji Menindak Tegas
- Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Peringatan Dari Ormas GRIB: Gak Ada
- Anggota GRIB Bakar Mobil Polisi, Hercules Mengecam: Mengapa Harus Dilawan dengan Cara Itu?
Rambo menambahkan bahwa dirinya tidak mengetahui kapan dan di mana video serta foto dengan latar bendera Partai Gerindra itu diambil. Penyebaran informasi pelantikan ormas yang banyak ditolak masyarakat melalui media sosial tersebut membuat Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, turun tangan untuk menanggapi beberapa konten di media sosial.
Rambo menegaskan bahwa partainya terbuka dalam menjalin pertemanan dengan seluruh ormas di Bali selama menjunjung ideologi Pancasila. Namun, secara organisasi, ia menekankan tidak ada hubungan resmi atau afiliasi khusus antara Gerindra dan GRIB.
“Secara prinsip, jika berkawan, Partai Gerindra di Bali berkawan dengan semua ormas yang ada di Bali karena kami percaya secara pertemanan, semua ormas ini memiliki ideologi yang baik, pasti berlandaskan Pancasila,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar video pelantikan kepengurusan ormas GRIB Jaya di Bali dengan ketua bernama Yosef Nahak. Dalam acara tersebut, hadir Ketua DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario, dengan sejumlah atribut organisasi dan bendera Partai Gerindra di sudut kanan.
Secara terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Ngurah Wiryanatha, menyatakan bahwa ormas GRIB Jaya tersebut tidak resmi karena belum mendaftarkan diri ke Pemprov Bali.
“Sampai sekarang GRIB belum ada mengajukan SKT (surat keterangan terdaftar) ke Kesbangpol,” ujarnya melalui pesan singkat.
