Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • politik
  • Waketum MUI: Reformasi Gagal Karena Dikhianati Pemimpinnya
  • politik

Waketum MUI: Reformasi Gagal Karena Dikhianati Pemimpinnya

Dedi Saputra April 26, 2025
waketum-mui-reformasi-gagal-akibat-dikhianati-para-pemimpinnya

Waketum MUI: Reformasi Gagal Karena Dikhianati Pemimpinnya

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, melontarkan kritik keras terhadap arah reformasi di Indonesia yang menurutnya telah jauh menyimpang dari tujuan awalnya.

Menurutnya, reformasi yang sudah berjalan lebih dari dua dekade justru mengalami kegagalan karena dikhianati oleh pemimpin-pemimpinnya sendiri.

Di kalangan para ahli fiqih dan ushul fiqih, terdapat kaidah terkenal yang menyatakan bahwa kebijakan seorang pemimpin terhadap rakyat harus selalu berorientasi pada kesejahteraan. Kaidah tersebut berbunyi, tasharrufu al imam ‘ala alro’iyati manuthun bil mashlahah.

Semangat ini juga tercermin dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Namun, kenyataannya sangat berbeda. Banyak pemimpin saat ini lebih mementingkan diri sendiri, kelompok, dan kroni-kroninya daripada memikirkan kesejahteraan rakyat secara luas.

“Pemimpin yang benar-benar memikirkan rakyatnya kini sangat sulit ditemukan. Akibatnya, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) masih marak terjadi di berbagai sektor,” ujar Anwar dalam pernyataan tertulis yang diterima BERITA TERBARU INDONESIA, Sabtu (26/4/2025).

Padahal, salah satu tujuan utama dari gerakan reformasi 1998 adalah untuk memberantas praktik-praktik KKN tersebut. Namun, cita-cita itu justru dikhianati oleh para pemimpin yang seharusnya menjadi pelopor perubahan.

“Jadi, dapat dikatakan bahwa reformasi yang dilaksanakan selama ini telah gagal karena dikhianati sendiri oleh para pemimpinnya,” jelas Buya Anwar yang juga Ketua PP Muhammadiyah ini.

Continue Reading

Previous: Jemaat Memenuhi Notre Dame Paris untuk Misa Paus Fransiskus
Next: Film Mendadak Dangdut Sajikan Pesan Toleransi di Tengah Perbedaan Budaya

Related News

kunjungan-balasan-presiden-peru-dina-boluarte-akan-bertemu-prabowo-di-istana
  • politik

Kunjungan Resmi, Presiden Peru Dina Boluarte Bertemu Prabowo di Istana

Maya Lestari Agustus 11, 2025
setelah-ingin-caplok-gaza-kini-israel-hendak-gulingkan-otoritas-palestina
  • politik

Setelah Berniat Caplok Gaza, Kini Israel Ingin Gulingkan Otoritas Palestina

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
prabowo-indonesia-butuh-pertahanan-kuat-di-tengah-gejolak-global
  • politik

Prabowo: Pentingnya Pertahanan Tangguh untuk Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.