Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Zakat Tidak Dapat Dipaksakan dengan Logika Bisnis
  • Berita

Zakat Tidak Dapat Dipaksakan dengan Logika Bisnis

Rizky Maulana Mei 28, 2025
zakat-dinilai-tidak-bisa-dipaksa-tunduk-pada-logika-bisnis

Zakat Tidak Dapat Dipaksakan dengan Logika Bisnis

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Irfan Syauqi Beik, seorang pengamat Ekonomi Syariah dari IPB University, menegaskan bahwa zakat tidak seharusnya dikelola dengan pendekatan bisnis. Menurutnya, pengelolaan zakat harus fokus pada kemaslahatan, bukan profit.

“Zakat memiliki aspek spiritual, sosial ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, sistem zakat tidak bisa dipaksakan untuk mengikuti logika bisnis yang berorientasi pada keuntungan, sebab pada dasarnya zakat berorientasi pada maslahat, bahkan tanpa keuntungan,” jelas Irfan dalam sebuah pernyataan pers di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University ini mengingatkan agar pendekatan komersial tidak diterapkan sembarangan dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, zakat bukanlah instrumen pasar bebas yang bekerja berdasarkan kompetisi dan efisiensi seperti dunia usaha.

“Dalam konteks zakat, kita perlu kembali ke prinsip-prinsip sistem zakat yang menyeluruh, seperti filosofi satu tubuh, di mana negara dan masyarakat berperan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Irfan menekankan pentingnya membangun integrasi ekosistem zakat antara Baznas dan lembaga-lembaga zakat lainnya. Dia mengkritisi penggunaan istilah “filantropi” dalam konteks zakat karena tidak sejalan dengan hakikat dan dasarnya.

“Filantropi didasarkan pada kedermawanan, sementara zakat bersifat wajib, atau dalam istilah lain, ada pemaksaan hukum agama,” ujar Irfan. “Pengelolaan zakat bukanlah area untuk merger, akuisisi, atau kompetisi efisiensi seperti dalam bisnis,” jelasnya.

Dia juga menawarkan pendekatan alternatif dalam menggambarkan sistem zakat, yakni dengan analogi tim nasional sepak bola. Dalam analogi ini, negara berperan sebagai kapten, sementara masyarakat menjadi bagian dari satu kesebelasan yang bergerak bersama dalam satu sistem yang terkoordinasi.

“Oleh karena itu, logika yang lebih tepat untuk menggambarkan sistem zakat adalah seperti tim nasional: satu kesebelasan, dengan kapten dan peran yang terkoordinasi,” katanya.

Irfan optimistis, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi model ideal dalam pengelolaan zakat global, berkat kemampuannya menyelaraskan peran negara dan masyarakat secara terpadu.

“Yang kita perlukan adalah membangun lembaga yang mampu mengintegrasikan kedua peran ini, bukan bersaing tetapi bersinergi,” kata Irfan.

Continue Reading

Previous: Bitcoin Capai Puncak Harga, OJK Persiapkan Pengawas Kripto
Next: Beberapa Pengemis Ditangkap dalam Operasi Penertiban di Kramat, Jakarta Pusat

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.