Abu Ubaidah Juru Bicara Al-Qassam Muncul dan Mengejutkan Israel, Berikut Pernyataan Lengkapnya
BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA— Dalam sebuah pidato video terbaru, yang pertama sejak Maret, Abu Ubaidah, juru bicara militer Brigade Qassam, sayap militer Hamas, membahas strategi perlawanan pada masa ini.
Ia berbicara kepada masyarakat dan pemerintah, menegaskan bahwa perlawanan sepenuhnya siap untuk melanjutkan pertempuran panjang.
- Houthi Yaman Kembali Serang Bandara Ben Gurion, Ajak Bangsa Arab Bantu Saudara di Gaza
- Israel Gunakan Bala Tentara dari Bangsa Jin untuk Hadapi Iran Selama Perang 12 Hari?
- Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Gereja Keluarga Kudus di Gaza
Dalam pidatonya, dikutip dari Aljazeera, Sabtu (19/7/2025), Abu Ubaidah mencatat bahwa empat bulan telah berlalu sejak agresi penjajah dilanjutkan setelah melanggar kesepakatan dengan perlawanan.
Perlawanan telah mengakibatkan ratusan tentara tewas dan terluka, serta ribuan orang mengalami masalah psikologis dan trauma.
Ia menambahkan bahwa perlawanan dan para pejuang al-Qassam mengejutkan musuh dengan taktik dan metode baru setelah mengambil pelajaran dari konfrontasi terpanjang dalam sejarah rakyat Palestina.
Upaya berulang kali dilakukan dalam beberapa pekan terakhir untuk melaksanakan operasi penangkapan tentara penjajah.
Strategi Perlawanan
Abu Ubaidah menekankan bahwa kepemimpinan Al Qassam saat ini bergantung pada strategi yang berfokus pada menimbulkan kerugian pada musuh, melaksanakan operasi berkualitas, dan berusaha menangkap tentara mereka.
BACA JUGA: Media Ungkap Ali Khamenei akan Lakukan Serangan Balasan Mendadak ke Israel
“Perlawanan Gaza adalah sekolah militer perlawanan terbesar dari sebuah bangsa terhadap penjajahnya dalam sejarah modern,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa kelanjutan perang pemusnahan oleh pemerintah penjajah berarti terus menerima pemakaman tentara dan perwira.
