Gambar Detil Meja Macron Menjadi Bukti Istana Prancis Membantah Isu ‘Pesta Kokain’
BERITA TERBARU INDONESIA, PARIS — Pada Senin (12/5/2025), Istana Kepresidenan Prancis menepis tuduhan di media sosial tentang Presiden Emmanuel Macron yang diduga menggunakan narkoba saat perjalanan kereta menuju Ukraina akhir pekan lalu. Saat itu, Macron bepergian bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Sebuah video yang menunjukkan Macron mengambil sesuatu dari meja memicu spekulasi di dunia maya.
Pernyataan yang diunggah di platform X oleh Istana Elysee menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan ‘disinformasi’ dan dianggap sebagai upaya untuk melemahkan kesatuan Eropa.
- Idan Alexander Dibebaskan karena Berkewarganegaraan AS, Sandera Lainnya Bak Diabaikan Netanyahu
- Mengapa Warga Sipil Ikut Jadi Korban Tewas Ledakan Amunisi di Garut?
- Netanyahu Isyaratkan Israel akan Kurangi Bantuan Militer dari AS
‘Ketika persatuan Eropa menjadi tantangan bagi beberapa pihak, disinformasi pun dapat membuat tisu tampak seperti narkoba,’ demikian bunyi pernyataan tersebut.
‘Berita palsu ini disebarkan oleh musuh-musuh Prancis, baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Kita harus tetap waspada terhadap manipulasi informasi,’ lanjut pernyataan tersebut.
Untuk memperkuat pernyataan ini, Istana juga merilis foto close-up tisu di atas meja kereta dengan teks: ‘Ini adalah tisu untuk mengelap hidung,’ serta gambar Macron, Merz, dan Starmer dengan teks: ‘Inilah persatuan Eropa untuk membangun perdamaian.’
When European unity becomes inconvenient, disinformation goes so far as to make a simple tissue look like drugs.
This fake news is being spread by France’s enemies, both abroad and at home. We must remain vigilant against manipulation. pic.twitter.com/xyXhGm9Dsr
— Élysée (@Elysee) May 11, 2025
