Keberanian, Pekerja Pelabuhan Yunani Tolak Bongkar Muat Baja Militer Israel
BERITA TERBARU INDONESIA, ATHENA – Pekerja pelabuhan di Piraeus, Yunani, menyatakan bahwa mereka tidak akan membongkar muat Ever Golden, kapal kontainer yang membawa baja kelas militer ke Israel, ketika tiba di Yunani. Baja ini dijadwalkan untuk dipindahkan ke kapal berbendera Saudi untuk dikirim ke Israel.
“Kami tidak akan menurunkan satu inci pun muatan berbahaya ini,” ujar Enedep, serikat pekerja pelabuhan di kota pelabuhan Athena, pada hari Selasa. Para pekerja di Piraeus menegaskan mereka tidak akan terlibat. “Kami tidak akan menurunkan baja militer dari Ever Golden – Yunani tak boleh terlibat – merdekalah Palestina,” tambah para pekerja tersebut.
Pekerja pelabuhan Piraeus menyebutkan bahwa Ever Golden diperkirakan tiba di dermaga dua dan tiga pada 12 Juli dengan membawa baja kelas militer. “Ini adalah muatan perang yang, jika dibongkar dan dipindahkan, akan digunakan untuk menyerang anak-anak, warga sipil, rumah sakit, dan sekolah dalam pembantaian yang dilakukan oleh negara Israel yang kejam terhadap rakyat Palestina,” terang serikat pekerja Enedep.
“Pelabuhan Piraeus bukanlah pos terdepan bagi AS, NATO, Uni Eropa, atau para pencari keuntungan perang. Ini bukan stasiun transshipment untuk kargo berbahaya. Ini adalah tempat kerja dan perjuangan kelas pekerja. Kami tidak akan menurunkan satu inci pun kargo berbahaya ini, seperti yang telah kami lakukan di masa lalu,” lanjut mereka.
Enedep mengajak semua pekerja pelabuhan untuk menolak penugasan terkait kapal ini. “Mari kita bersatu melawan keterlibatan imperialis,” seru mereka. “Kami menolak menjadi alat AS, NATO, UE, Israel, atau Tiongkok, yang menggunakan infrastruktur negara kami untuk mengubah batas-batas dunia dengan darah bangsa-bangsa Palestina,” tambah serikat pekerja tersebut.
“Kami berdiri di sisi yang benar dalam sejarah dan menolak menjadi sasaran pembalasan.”
Menurut situs pelacakan kapal dan kontainer, Ever Golden, milik Jepang dan berlayar di bawah bendera Panama, sedang berlayar di lepas pantai Afrika Barat pada Selasa pagi. Kapal ini diperkirakan tiba di Piraeus pada 14 Juli. Setelah sampai di sana, muatannya akan dipindahkan ke kapal kontainer lain, Folk Dammam, untuk diangkut ke Israel.
Kapal Ever Golden, yang dibangun pada tahun 2018, membawa 75 bundel baja militer yang berasal dari India, dan sempat singgah di pelabuhan Singapura selama enam jam antara 12 dan 13 Juni.
