Gagasan Dedi Mengenai Vasektomi Sebagai Syarat Bansos, Mensos: Sedang Dalam Kajian Mendalam
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menteri Sosial Saifullah Yusuf masih menelaah usulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyarankan vasektomi sebagai syarat bagi warga untuk menerima bantuan sosial (bansos) dan beasiswa. Hal tersebut disampaikan oleh pria yang akrab dengan sapaan Gus Ipul ini di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada hari Rabu.
“Saat ini, kami tengah mengkaji gagasan tersebut. Jadi, seluruh ketentuan sedang dipelajari,” ujarnya.
Menurutnya, program KB merupakan inisiatif yang baik, namun penerapannya sebagai syarat penerima bansos memerlukan kajian lebih lanjut. Dinyatakan bahwa distribusi bansos memiliki proses yang harus diikuti dan tidak bisa dilakukan secara mendadak.
Pemerintah memerlukan waktu untuk mempelajari ide ini sebelum menerapkannya.
“Gagasan Kang Dedi seperti setiap penerima bantuan sosial bisa terlibat dalam pengelolaan sampah atau ikut bersih-bersih, itu merupakan ide yang sangat bagus. Namun, jika diharuskan dengan vasektomi, terus terang masih harus dipelajari lebih dalam,” ucapnya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi berencana menjadikan partisipasi dalam KB sebagai syarat bagi masyarakat untuk menerima beasiswa dan berbagai bantuan sosial dari pemerintah provinsi.
