Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Kesenjangan Pembiayaan Menghambat Pemanfaatan Karbon Biru
  • lingkungan

Kesenjangan Pembiayaan Menghambat Pemanfaatan Karbon Biru

Maya Lestari Mei 21, 2025
kesenjangan-pembiayaan-hambat-pemanfaatan-karbon-biru

Kesenjangan Pembiayaan Menghambat Pemanfaatan Karbon Biru

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Program Pembangunan PBB (UNDP) menyatakan bahwa kesenjangan dalam akses pembiayaan merupakan hambatan utama bagi pemanfaatan karbon biru di negara-negara ASEAN. Kondisi ini menghalangi upaya restorasi ekosistem pesisir dan lahan basah yang berperan penting dalam menyerap emisi karbon.

“Kendala pembiayaan selalu menjadi tantangan. UNDP telah berupaya di kawasan ini untuk mempromosikan cara-cara inovatif dalam menggalang pendanaan, baik dari pasar maupun pemerintah,” ungkap Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura, saat peluncuran ASEAN Blue Carbon and Finance Profiling (ABFC) di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Norimasa menjelaskan bahwa ekosistem pesisir dan perairan tawar memiliki potensi besar dalam mitigasi perubahan iklim, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Ia mencontohkan lamun yang mampu menyerap karbon hingga 35 kali lebih cepat dibandingkan hutan hujan tropis, serta lahan gambut yang menyimpan dua kali lipat karbon dibandingkan seluruh hutan dunia.

Kawasan ASEAN sendiri menjadi rumah bagi sepertiga padang lamun dunia dan hampir 40 persen lahan gambut tropis yang telah teridentifikasi. Namun, kerusakan ekosistem ini justru melepaskan emisi dalam jumlah besar.

“Padang lamun yang rusak menyumbang emisi setara 3 persen dari deforestasi global, sementara lahan gambut yang terdegradasi menyumbang 4 persen dari emisi buatan manusia secara global,” katanya.

UNDP mendorong adopsi pembiayaan iklim inovatif untuk menutup kesenjangan tersebut. Peluncuran ABFC menjadi langkah awal, dengan dukungan dari Pemerintah Jepang dan ASEAN Coordinating Task Force on Blue Economy.

Norimasa menyampaikan bahwa UNDP akan bekerja sama dengan mitra regional untuk menyusun Blue Carbon Profile dan Blue Finance Profile. Dokumen ini akan membantu negara-negara ASEAN dalam mengakses pembiayaan berkelanjutan bagi konservasi ekosistem karbon biru.

Inisiatif serupa telah dilaksanakan di Indonesia, termasuk penerbitan blue bonds, sukuk hijau, dan berbagai instrumen keuangan berbasis lingkungan lainnya.

UNDP juga akan membentuk jaringan regional ahli karbon biru guna memperkuat kolaborasi antarnegeri dan pembangunan kapasitas, dengan memastikan partisipasi kelompok perempuan.

Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Ekonomi, Satvinder Singh, dalam kesempatan yang sama menyebut kawasan Asia Tenggara menyimpan lebih dari 60 persen karbon biru tropis pesisir global.

Ia mengingatkan bahwa tanpa perlindungan dan pembiayaan strategis, dunia berisiko kehilangan salah satu sekutu alam paling efektif dalam melawan krisis iklim.

“Proyek ABFC ini memberi peluang nyata untuk menyelaraskan jalur pembangunan dengan keberlanjutan ekologi, memperkuat ketahanan iklim, dan mendukung masyarakat lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Singh.

Continue Reading

Previous: BPJS Kesehatan Ungkap Strategi Inovatif untuk Pembiayaan JKN di Jenewa
Next: The Fed Diprediksi Akan Kurangi Suku Bunga Dua Kali, Berikut Jadwalnya

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.