Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Pentingnya Pembentukan Kodam di 38 Provinsi di Indonesia
  • Berita

Pentingnya Pembentukan Kodam di 38 Provinsi di Indonesia

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
mabesad-jelaskan-urgensi-pembentukan-kodam-di-38-provinsi

Pentingnya Pembentukan Kodam di 38 Provinsi di Indonesia

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, selaku Presiden RI, meresmikan enam Kodam baru di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2025). Dengan peresmian ini, kini ada 21 Kodam di seluruh Indonesia dari 38 provinsi yang ada.

Masih tersisa 17 Kodam yang perlu dibentuk. Pembentukan Kodam yang baru ini akan menggantikan Komando Resort Militer (Korem) di provinsi tersebut.

Brigjen Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025), menyatakan, “Untuk pengembangan organisasi dan pembentukan Kodam yang baru, hal yang paling penting adalah terkait dengan sistem atau doktrin pertahanan kita, yaitu Sishankamrata (Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta).”

Menurut Wahyu, pendirian Kodam di setiap provinsi sejalan dengan doktrin pertahanan TNI AD. “Termasuk konsep pertahanan pulau-pulau besar. Saat ini, kita menganut prinsip Trisula Nusantara, yang melibatkan TNI Darat, Laut, dan Udara. Dukungan terhadap doktrin pertahanan kita dan konsep pertahanan menjadi esensial,” ujarnya.

Keberadaan Kodam di setiap provinsi memungkinkan tindakan cepat jika ada ancaman di daerah tertentu. Struktur organisasi di setiap ibu kota provinsi memberi TNI AD kecepatan dalam mengambil keputusan terkait isu pertahanan.

Dengan penyebaran yang merata di seluruh wilayah Indonesia, setiap ancaman bisa direspon dengan cepat oleh TNI Angkatan Darat sebagai komponen utama pertahanan negara. Hal ini terkait dengan banyaknya komponen pendukung seperti rantai komando dan pergeseran pasukan serta dukungan logistik.

Oleh karena itu, jika setiap wilayah memiliki kompartemen strategis Kodam yang mandiri dalam menjalankan operasi, efektivitas dan kecepatan penanganan dapat diutamakan.

Continue Reading

Previous: Sering Buang Air Kecil Lebih dari 10 Kali Sehari? Mungkin Tubuh Anda Mengalami 1 dari 7 Kondisi Ini
Next: KPK Selidiki Dugaan Suap Pejabat Kemenag dalam Kasus Kuota Haji

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.