Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Energi dan Lingkungan
  • Produksi Energi Hijau China Lampaui PLTU untuk Pertama Kalinya
  • Energi dan Lingkungan

Produksi Energi Hijau China Lampaui PLTU untuk Pertama Kalinya

Agus Haryanto April 26, 2025
pertama-kali-produksi-energi-ramah-lingkungan-china-lampaui-pltu

Produksi Energi Hijau China Lampaui PLTU untuk Pertama Kalinya

BERITA TERBARU INDONESIA, BEIJING — China telah memasuki era baru dalam pengelolaan energi. Tidak lagi terlalu bergantung pada energi termal yang sebagian besar dihasilkan oleh PLTU, kini Negeri Tirai Bambu semakin mengandalkan produksi energi ramah lingkungan yang berasal dari tenaga surya dan angin.

Pada kuartal pertama tahun 2025, energi baru dari sumber tenaga surya dan angin menghasilkan 74,33 juta kilowatt, menjadikan total kapasitas jaringan mencapai 1.482 miliar kilowatt,” ungkap Administrasi Energi Nasional China dalam sebuah pernyataan.

  • Geber Boikot, AWG: Super Efektif Tekan Kebiadaban Israel
  • Pejabat Rendah Israel Hadiri Pemakaman Bapak Suci, Media Zionis: Vatikan Sangat Kecewa
  • Mentan Amran Sulaiman Bahas Pengembangan Pertanian di Palestina

Ditambahkan bahwa ini melampaui produksi energi termal untuk pertama kalinya, yang mencapai 1.451 miliar kilowatt, tanpa menyebutkan detail lebih lanjut tentang kategori tersebut.

Menurut laporan, China, sebagai penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia, telah berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon pada tahun 2030 dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

Meskipun sebelumnya China sebagian besar menghasilkan energi dari batu bara, kini mereka memproduksi energi dari matahari dan angin dua kali lipat dari gabungan seluruh dunia, berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan tahun lalu.

Pada hari Rabu, Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan bahwa upaya Tiongkok dalam melawan pemanasan global “tidak akan melambat… apa pun keadaan internasionalnya,” setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan Amerika Serikat dari Perjanjian Iklim Paris.

Continue Reading

Previous: Usulan Pembagian Warisan Setara Memicu Kontroversi di Mesir, Al-Azhar Merespons Tegas
Next: Cegah Regulasi Ojol yang Tumpang Tindih, Pakar: Pengaturan Ideal di Kementerian UMKM

Related News

kolaborasi-bersama-masyarakat-pertamina-patra-niaga-kelola-desa-energi-berdikari
  • Energi dan Lingkungan

Sinergi Bersama Komunitas, Pertamina Patra Niaga Kelola Desa Energi Mandiri

Agus Santoso Juli 12, 2025
ri-targetkan-23-persen-energi-bersih-pada-2025
  • Energi dan Lingkungan

Indonesia Menargetkan 23 Persen Energi Terbarukan pada 2025

Agus Santoso Juni 10, 2025
indonesia-fokus-wujudkan-target-transisi-energi-bersih-pada-2025
  • Energi dan Lingkungan

Indonesia Bertekad Mencapai Target Transisi Energi Bersih pada 2025

Rizky Maulana Juni 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.