Pramono Siap Naikkan Insentif RT dan RW di Jakarta Tahun Ini, Ketua RW Akan Terima Rp 5 Juta
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti pencapaian dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Ia mengklaim sudah menepati sejumlah janji politiknya dari kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Namun demikian, masih ada beberapa janji politik yang belum terwujud. Salah satunya adalah janji peningkatan insentif bagi ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Jakarta.
“Hal-hal yang belum diselesaikan dari apa yang saya sampaikan saat mencalonkan diri sebagai gubernur, akan saya selesaikan, termasuk operasional RT/RW,” ujar Pramono, Selasa (3/6/2025).
Ia menegaskan bahwa kenaikan insentif RT/RW tidak termasuk dalam program 100 hari kerja. Meski begitu, persiapan untuk menaikkan insentif tersebut telah dilakukan.
“Saat ini kita sedang dalam tahap penyempurnaan penyelesaian karena hal ini tidak termasuk program 100 hari,” ujarnya.
Pramono menargetkan, kenaikan insentif untuk RT/RW bisa diwujudkan pada tahun ini. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta masih dalam tahap finalisasi regulasi.
“Operasional itu akan saya selesaikan. Mudah-mudahan dalam tahun ini bisa diselesaikan,” tambahnya.
Saat kampanye Pilgub Jakarta 2024, Pramono pernah berjanji akan menaikkan insentif RT/RW dua kali lipat. Janji ini disampaikan ketika bertemu warga Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (27/9/2024).
Ketika itu, Pramono mengatakan jika terpilih sebagai gubernur, ia akan menaikkan insentif dasawisma dan jumantik yang saat ini hanya Rp 500 ribu. Selain itu, ia berjanji akan menaikkan insentif RT dan RW.
“Untuk dasawisma, jumantik, (insentifnya) akan dikalikan dua. Demikian pula insentif RT dan RW. Jadi, Pak RW yang sebelumnya menerima Rp 2,5 juta, nantinya akan menjadi Rp 5 juta. Sedangkan RT yang menerima Rp 2 juta akan naik menjadi Rp 4 juta. Jumantik dan dasawisma juga akan dikalikan dua,” jelas Pramono.
