Langkah Tekan Inflasi, Donald Trump: Harga Obat di AS Akan Turun 59 Persen
BERITA TERBARU INDONESIA, ISTANBUL — Presiden AS Donald Trump pada Senin (12/5) menyatakan bahwa harga obat resep di Amerika Serikat akan mengalami penurunan hingga 59 persen, meskipun detail lebih lanjut belum diungkapkan.
“Harga obat akan dipotong 59 persen, bahkan lebih!” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Sosial.
- Kolonel Cpl Antonius Hermawan, Korban Ledakan Amunisi Afkir di Garut
- Kata-kata ‘Magis’ Donald Trump untuk Hentikan Perang India VS Pakistan
- Tekan Israel, Prancis Dorong Uni Eropa Evaluasi Kerja Sama dengan Israel
Trump juga mengklaim bahwa harga bensin, energi, bahan makanan, dan kebutuhan lainnya juga mengalami penurunan, serta menyatakan bahwa “tidak ada inflasi”.
Tingkat inflasi tahunan di AS tercatat 2,4 persen pada Maret dan 2,8 persen pada Februari.
Sebelumnya, Trump memberikan kritik kepada Jerome Powell, Ketua Bank Sentral AS Federal Reserve, terkait kebijakan suku bunga dan inflasi.
“Minyak dan Energi turun drastis, hampir semua biaya (termasuk bahan makanan dan ‘telur’) juga turun, hampir TIDAK ADA INFLASI,” katanya pekan lalu.
Pada Rabu, Federal Reserve memutuskan untuk tidak menurunkan suku bunga acuannya, dan tetap mempertahankan angka tersebut di kisaran 4,25 persen hingga 4,5 persen.
Trump sendiri mendorong agar suku bunga itu diturunkan, karena menurut dia, suku bunga yang tinggi sudah tidak diperlukan lagi untuk menekan kenaikan harga.
